May 24, 2011


bukan untukku

kerap kutemukan
kepingan-kepingan cinta
yang sengaja kau simpan
di sudut hati
namun lagi-lagi
bukan untukku.....
juli 09
-ess-

maka pergilah
kau tak pernah percaya
baru saja kuhirup abu itu
disaat musim kemarau tiba
sengaja untuk menutup luka yang kau taburkan diujung perpisahan

kau tak pernah tahu
baru saja kuteteskan embun
disaat musim hujan tiba
sengaja kubiarkan untuk membasuh
segala kepedihan yang pernah kau titipkan...

aku tak mau luka itu bersemayam di dalam gelombang kebahagiaan!

maka pergilah...
juli 09
-ess-
tanpa judul
pesona itu seperti cinta
terkadang juga mengundang luka

lalu pintu mana yang harus kuketuk?

jika aku berada pada keduanya

sang rembulan
atau gagak hitam yang menanti
dan menatapku tajam


juli 09
-ess-

diam digenggaman
mata memutar mencarimu
sedang rindu terlanjur terucap
bergelayut di pelupuk mata begitu erat
bersinar lalu berbinar
memancar

adakah sebait cinta di sana?

hati resah merindumu
sedang jarak terlanjur membentang
berderet di bibir sejuta kata
berbias lalu memudar
meredam

diam dalam genggaman

juli 2009
-ess-


merindumu
langkah hati terus dipacu mendaki dirimu
namun sesaat hening diantara seribu jalan yang membentang
menuju puncak pelukanmu

bersembunyi dimanakah jiwamu yang mencinta?

sungguh aku merindu walau sekejap di bayangmu

juli 2009
-ess-
seperti inginmu
sementara waktu sunyi enggan beranjak dari hatiku
bersemedi membuat ruang yang tak mungkin terisi
sedang kau asyik bermain kata-kata di luar sana
meloncati semua ruang yang kau inginkan
untuk membuatku semakin membeku
tak berdaya

dilain hari matahari menyelinap masuk ke dalam relungku
menghangatkan hati yang setengah membeku
memberi warna pada asa
agar ku tak terpuruk kaku
membisu
seperti inginmu..

juli 2009
-ess-

kau mampu
kau mematikan pikiranku
kau menghentikan degupku
kau mematahkan langkahku

hanya kau yang mampu...

kau meredupkan sinarku
kau membiaskan warnaku
kau melunturkan jiwaku

hanya kau yang mampu...

kau..
apakah kau mampu pula mencintaiku
hingga kau merasa seperti itu?
meruntuhkan duniamu

mampukah kau?
Juli 09
-ess-

sisa bayangmu
angin membawa rindu sedingin hembusannya
malam menggelapkan asmara pada ketinggiannya
keanggunan menghilang pada nyala cinta kita

lalu apa yang tersisa?

ah, bayangmu
di sini
di benakku saja...

juli 200
-ess-

bulan kita
bulan tersenyum padaku sesaat
sesaat sebelum kau melangkah cepat
terangnya tak mampu menahan bulir-bulir yang jatuh dari kaca-kaca mataku

sinarnya meredup bersama langkahmu
membungkus seluruh kenanganku
kita tak mampu lagi menghiasi langit dikegelapan

karena cinta tak lagi bersama bulan
kini cinta berpindah bintang
entah berapa bintang
karena yang kulihat jutaan

bibirku tetap merekah
dibalik bayangan bulan
menapaki arah yang tertuliskan
meski cinta tak lagi terarah
padamu dan pada cintamu

buatku bulan akan tetap terang menerangiku dalam kegelapan

juni 2009
-ess-


tak kumiliki
detakmu lebih dekat
namun raga itu tak tersentuh
jauh
nafasmu lebih hangat terasa
namun jiwa itu tak bisa kurengkuh
kau tetap jauh

cinta memang kita miliki
namun bukan untuk kita
kau samasekali
tak kumiliki

meski cinta kita genggam bersama
di sini
hati ini
cinta
kau masih tetap di sana...

juli 2009

warna hatimu
senja itu tak mungkin berlalu
tapi aku ingin sekali menghilangkan senja di mataku
menyapu bersih warna jingga
yang bertengger di sana

aku ingin warna mataku seperti laut
berwarna biru
senantiasa bahagia seperti cerahnya
bukan biru kelabu
hanya ada satu warna yang tak bisa kutebak

warna hatimu...

juni 2009
-ess-

pelepah patah
engkau memang ada
di sana bersama rindu dan waktu
juga ranting yang kering
bersenandung temu

engkau memang ada
bagai pelepah yang patah
meski tanah baru saja basah
oleh cerita
tentang kita

begitu sulitkah engkau untuk kurengkuh?

juni 2009
-ess-

tanya pada kunang
pada gelap kunang bersinar
pada terang kunang terlelap menyepi sendiri

ada tanya di sana
mengapa?
kunang merindu hari saat dipinang si jantan

kunang itu kini terbang dalam sunyi
merindu pada sinar mata si jantan

ada tanya juga di sana
mengapa?
kunang merasa si jantan membeku dalam ingatan

juni 2009
-ess-

pertemuan berikutnya
kau mencair dikedalaman yang tak dapat kuselami
berdiam dan bersembunyi di tempat yang tak bisa kujangkau
kau di sana
aku di sini
masihkah kita tetap berdua
seperti ini
hingga nanti
atau berakhir di pertemuan berikutnya

June 2009
-ess-

bayangmu
pandanganmu membayang
dalam ingatan
lalu kau ada
namun hanya bayangmu yang membayang
tak mampu kurengkuh
kau nyata namun menjelma bayangan
hanya bayangmu
di sini
dihadapanku
bayang.mu

juni 2009
-ess-